Archives April 2018

PETUGAS JASA KEAMANAN

 

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

 

Jasa Keamanan sering dikaitkan dengan satuan pengamanan (satpam), Tapi sebenarnya, jasa keamanan mempunyai basis kerja jauh lebih luas dari sekedar menjadi satuan pengamanan (satpam). Kalau ingin melihat jasa keamanan dalam lingkup yang lebih luas, film Bodyguard.

 

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Tubuh tubuh tegap dan Berotot

Sebuah perusahaan yang memberikan Petugas jasa keamanan biasanya akan dipenuhi oleh laki laki dengan tubuh tegap tinggi dan berotot, berkepala plontos atau berambut cepak, berkaca mata hitam dengan alat komunikasi yang melekat di telinga.

Laki laki dengan profil seperti itu memang  merupakan gambaran para petugas jasa keamanan atau lebih tepatnya pengawal (Bodyguard). Tetapi tidak semuanya memiliki tubuh seperti itu. Ada juga yang agak pendek tetapi tekar dan gesit. Tatapan garang dengan suara mantap dan keras  adalah juga modal seorang petugas jasa keamanan.

Pemakai Jasa Keamanan SATPAM

Bila di perumahan biasanya para petugas jasa keamanan ini disebut satuan pengamanan (satpam). Mereka akan selalu berpatroli secara periodik dan menanyakan identitas setiap orang yang dianggap asing yang masuk kedalam komplek perumahan, tetapi sistemnya borongan

dalam arti petugas jasa keamanan ini tidak menjaga satu rumah tertentu saja tetapi lebih kearah penjagaan rumah komplek secara keseluruhan.

Tidak dengan petugas jasa keamanan yang menjaga selebritis misalnya, mereka senantiasa selama 24 jam selagi masih disewa akan selalu menjaga sang selebritis kemanapun dia pergi, kamar tidurnyapun akan selalu dijaga. Para Petugas Jasa Keamanan tersebut akan senantiasa mengikuti kemauan siapa yang membayarnya dan melakukan tugasnya dengan baik dan disiplin penuh.

Para Petugas Jasa Keamanan ini memang dilatih untuk itu, mereka mempelajari ilmu kejiwaan walaupun tidak  mendetail secara teori tetapi langsung pada aplikasinya. Mereka tahu harus berbuat apa bila terjadi suatu kasus. Pelatihan yang tidak hanya pembentukan fisik ini benar benar menjadikan para Petugas Jasa Keamanan ini mampu menjaga targetnya. Bahas sandi dan strategi penjagaanpun harus mereka kuasai.

Jadi menjadi petugas jasa keamanan tersebut tidak semudah yang dibayangkan taruhannya nyawa mereka atau nya orang yang mereka jaga. Tugas berat inilah yang menjadikan petugas Jasa Keamanan menjadi mahal dan tidak semua orang bisa menyewanya.

 

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Perusahaan Jasa Keamanan

Salah satu perusahaan jasa keamanan yang menyediakan berupa regu satuan pengamanan (satpam) yang ditempatkan di perusahaan perusahaan adalah PT. Citra Setya Bhakti yang berlokasi di Jakarta Selatan, Perusahaan ini sudah mengantongi ijin operasional dari Mabes POLRI.

Perusahaan ini mempunyai kurikulum tersendiri dalam mendidik para petugas jasa keamanannya Para calon petugas jasa keamanan ini dilatih dalam menjaga Pabrik, Kantor, Gudang, Rumah sakit, Apartemen, Supermarket dan lain lain . Merekapun dilatih dalam menghadapi kerusuhan ataupun demo karyawan ataupun kerusuhan lainnya.

Para petugas Jasa Keamanan yang lebih spesifik Pengawalan (Bodyguard) Pribadi biasanya akan lebih mahal daripada petugas Jasa Keamanan yang lebih kearah penjagaan seperti para petugas satuan pengamanan (satpam).

Untuk Jasa Keamanan yang lebih canggih biasanya disewa oleh perusahaan asing harganya biasanya menggunakan standar US$ per harinya, Mahalnya harga sewa para petugas Jasa Keamanan ini sepertinya setimpal dengan resiko dan tanggung jawab para petugas Jasa Keamanan tersebut.

Jasa yang diberikan Perusahaan Jasa Keamanan

Jasa Keamanan ini ternyata cukup kompleks juga , selain penggunaan alat canggih yang tentunya harus mendapatkan ijin dari Kepolisian karena menyangkut penggunaan senjata api atau senjata tajam lainnya juga ada hal lain yang menopang bisnis Jasa Keamanan ini misalnya,

Jasa Keamanan ( Pedoman Pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan )

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya BhaktiPERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

No. Pol.: 17 TAHUN 2006

TENTANG

PEDOMAN PEMBINAAN BADAN USAHA JASA PENGAMANAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

a. bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri;

b. bahwa dalam melaksanakan tugas pokoknya, Polri melakukan pembinaan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum masyarakat serta ketaatan warga masyarakat terhadap hukum;

c. bahwa dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat khususnya peran dan fungsi badan usaha di bidang pengamanan, Polri berwenang memberikan izin operasional dan melakukan pengawasan terhadap badan usaha jasa pengamanan;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Kapolri tentang Pedoman Pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan;

Mengingat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3201);

2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3468);

3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);

4. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);

5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);

6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Tentang Pedoman Pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan.

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:

  1. Pembinaan adalah segala usaha, tindakan, dan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pembangunan, pengarahan, penggunaan serta pengendalian segala sesuatu secara berhasil guna.
  2. Badan Usaha Jasa pengamanan yang selanjutnya disebut BUJP adalah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di bidang penyedia tenaga pengamanan, pelatihan/pendidikan keamanan, kawal uang/barang berharga, konsultasi keamanan, penerapan peralatan keamanan, dan penyediaan satwa.
  3. Surat Rekomendasi adalah surat keterangan sebagai saran untuk mendapatkan izin operasional BUJP yang diterbitkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) setempat di tempat badan usaha tersebut beroperasi.
  4. Surat Izin Operasional Jasa Pengamanan adalah surat yang berisi keterangan bahwa pemegang surat tersebut diberi izin untuk melakukan kegiatan promosi, proses tender, melaksanakan kontrak kerja pengamanan, dan melakukan kegiatan sebagai perusahaan jasa di bidang pengamanan.
  5. Audit BUJP adalah suatu kegiatan pengawasan dan pemeriksaan dalam rangka menilai kelayakan dan kemampuan dari badan usaha tersebut.
  6. Satuan Pengamanan adalah satuan kelompok petugas yang dibentuk oleh Instansi/proyek/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka menyelenggarakan keamanan swakarsa di lingkungan/kawasan kerjanya.
  7. Pengamanan adalah segala usaha, pekerjaan, dan kegiatan dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan serta penegakan hukum terhadap setiap ancaman dan gangguan keamanan.
  8. Barang Berharga adalah segala macam barang yang mempunyai nilai tinggi dan sangat berarti sehingga memerlukan pengamanan secara khusus.
  9. Senjata Api dan Bahan Peledak adalah peralatan keamanan senjata api non organik TNI atau Polri, gas air mata, alat/peralatan kejut dengan listrik, dan bahan peledak untuk kepentingan bela diri yang perizinannya melalui Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri.
  10. Tenaga Ahli adalah orang yang karena latar belakang pendidikan/pengalamannya memiliki kemampuan dan keterampilan teknis/sistem pengamanan secara profesional.
  11. Wilayah Usaha adalah wilayah dimana badan usaha yang bersangkutan dibenarkan untuk melakukan kegiatan usaha yang didasarkan atas pembagian wilayah hukum Polda.

BAB II

BUJP

Pasal 2

Penggolongan BUJP meliputi:

  1. Usaha Jasa Konsultasi Keamanan (Security Consultancy);
  2. Usaha Jasa Penerapan Peralatan Keamanan (Security Devices);
  3. Usaha Jasa Pendidikan dan Latihan Keamanan (Security Training and Education);
  4. Usaha Jasa Kawal Angkut Uang dan Barang Berharga (Valuables Security Transport);
  5. Usaha Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan (Guard Services);
  6. Usaha Jasa Penyediaan Satwa (K9 Services).

Pasal 3

(1) Usaha Jasa Konsultasi Keamanan (Services Consultancy) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a, memberikan jasa kepada pengguna jasa berupa saran, pertimbangan atau pendapat dan membantu dalam pengelolaan tentang cara dan prosedur pengamanan suatu objek.

(2) Usaha Jasa Penerapan Peralatan Keamanan (Services Devices) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b, memberikan jasa kepada pengguna jasa berupa penerapan teknologi peralatan pengamanan dalam kaitannya dengan cara dan prosedur pengamanan suatu objek.

(3) Usaha Jasa Pendidikan dan Latihan Keamanan (Services Training and Education) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c, memberikan jasa berupa penyediaan sarana dan prasarana untuk melaksanakan pendidikan dan latihan di bidang keamanan guna menyiapkan, meningkatkan, dan memelihara kemampuan tenaga Satuan Pengamanan.

(4) Usaha Jasa Kawal Angkut Uang dan Barang Berharga (Valuables Services Transport) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d, memberikan jasa pengamanan berupa pengawalan pengangkutan uang dan barang berharga.

(5) Usaha Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan (Guard Services) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf e, memberikan jasa berupa penyediaan tenaga Satuan Pengamanan untuk melakukan pengamanan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja pengguna jasa.

(6) Usaha Jasa Penyediaan Satwa (K9 Services) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf f, memberikan jasa berupa penyediaan satwa untuk melakukan pengamanan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja pengguna jasa.

Pasal 4

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Konsultasi Keamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) terdiri dari:

  1. melakukan jasa penilaian kelayakan pengamanan objek, asset, dan lingkungan;
  2. membuat perencanaan bentuk dasar dan desain pengamanan yang berstruktur dan sistematis sesuai dengan potensi kerawanan objek yang diamankan;
  3. mengadakan penelitian dan pengembangan tentang cara dan prosedur pengamanan suatu objek;
  4. memberikan jasa perancangan sistim perangkat pengamanan yang efektif dan efisien pada suatu objek pengamanan berdasarkan potensi kerawanan dan kondisi lingkungan;
  5. membantu pemakai jasa keamanan dalam mengimplementasikan sistem perangkat pengamanan yang baru atau mengkaji ulang sistem pengamanan yang telah ada;
  6. memberikan jasa konsultasi di bidang resiko bisnis (bussiness risk), termasuk informasi pengamanan dan bisnis; dan/atau
  7. Jasa pengumpulan informasi untuk kepentingan pengamanan swakarsa internal perusahaan (client) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 5

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Penerapan Peralatan Keamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) terdiri dari:

  1. merencanakan pengadaan, rancang bangun (design), pemasangan, dan pemeliharaan peralatan keamanan kecuali untuk peralatan keamanan senjata api, gas air mata, alat/peralatan kejut dengan tenaga listrik, dan bahan peledak yang perizinannya melalui Baintelkam Polri;
  2. menetapkan garansi atas penggunaan peralatan keamanan;
  3. menyiapkan dan melatih tenaga operator untuk menjamin beroperasinya peralatan keamanan; dan/atau
  4. menyusun tata cara, prosedur dan mekanisme sistem tanda bahaya atau darurat guna bantuan dan pertolongan pertama.

Pasal 6

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Pendidikan dan Latihan Keamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) terdiri dari:

  1. menyelenggarakan pendidikan tenaga Satuan Pengamanan dengan kualifikasi kemampuan dasar Gada Pratama dan Gada Madya, kecuali untuk Gada Utama diselenggarakan oleh Markas Besar (Mabes) Polri;
  2. menyelenggarakan pelatihan spesialisasi bekerja sama dengan instansi, otoritas terkait atau BUJPP yang direkomendasikan oleh instansi terkait;
  3. menyelenggarakan pelatihan penyegaran bagi anggota Satuan Pengamanan yang sudah bertugas dalam rangka pemeliharaan kemampuan dasar Satuan Pengamanan; dan/atau
  4. menyelenggarakan penataran, lokakarya, dan seminar di bidang Services.

Pasal 7

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Kawal Angkut Uang dan Barang Berharga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (4) terdiri dari:

  1. menyiapkan infrastruktur dan sarana angkutan yang memenuhi persyaratan standar asuransi internasional;
  2. menyiapkan tenaga pengawal tetap dari Polri dan pengemudi yang memenuhi persyaratan;
  3. mengasuransikan uang dan barang berharga yang diangkut/dikawal;
  4. mengasuransikan personel yang melaksanakan pengawalan dan pengangkutan uang dan barang berharga; dan/atau
  5. melakukan pengawalan uang dan barang berharga dalam wilayah Indonesia.

Pasal 8

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (5) terdiri dari:

  1. menyiapkan tenaga pengamanan yang berkualifikasi minimal berpendidikan dasar Satuan Pengamanan (Gada Pratama);
  2. memberikan kompensasi, asuransi, dan jaminan kesejahteraan lain bagi setiap anggota Satuan Pengamanan serta kejelasan status ketenagakerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
  3. mengatur kegiatan pengamanan dalam lingkungan/kawasan kerjanya sesuai permintaan pengguna jasa pengamanan; dan/atau
  4. mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan pengamanan dalam lingkungan/ kawasan kerjanya.

Pasal 9

Bentuk kegiatan Badan Usaha Jasa Penyediaan Satwa (K9 Services) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (6) terdiri dari:

  1. menyediakan jasa satwa yang mempunyai kemampuan khusus untuk membantu tugas Satuan Pengamanan sesuai dengan permintaan pengguna jasa;
  2. melatih pawang satwa;
  3. melatih satwa; dan/atau
  4. menyewakan satwa.

BAB III

KEWAJIBAN

Pasal 10

(1) BUJP dalam melaksanakan kegiatannya wajib:

  1. menaati ketentuan peraturan perundangan;
  2. merahasiakan sistem jasa pengamanan para penggunanya; dan
  3. membuat laporan setiap semester yang ditujukan kepada Karo Bimmas Polri dan tembusan kepada Kapolda U.p. Karo Binamitra setempat.

(2) Isi laporan setiap semester sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, terdiri dari:

  1. data personel/karyawan badan usaha;
  2. daftar pengguna jasa yang menjadi pelanggan (client);
  3. data Satuan Pengamanan yang dikelola; dan
  4. kegiatan usaha yang dijalankan.

BAB IV

TATA CARA MENDAPATKAN SURAT REKOMENDASI DAN

SURAT IZIN OPERASIONAL BADAN USAHA

Bagian Kesatu

Surat Rekomendasi

Pasal 11

(1) Pimpinan badan usaha sebagai pemohon mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) setempat U.p. Karo Binamitra untuk mendapatkan surat rekomendasi dengan melampirkan:

  1. akte pendirian badan usaha dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang telah mencantumkan Jasa Pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya;
  2. struktur organisasi badan usaha;
  3. daftar personel (Pimpinan, Staf, dan Tenaga Ahli) berikut riwayat hidup singkat masing-masing;
  4. surat keterangan domisili badan usaha dari Pemerintah Daerah setempat dan mencantumkan Jasa Pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya;
  5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  6. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat;
  7. Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Surat Izin Usaha Tetap dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Dalam Negeri (BKPMD) untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta Badan/Instansi terkait;
  8. surat izin kerja sebagai Tenaga Ahli Asing dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta Badan Intelkam Polri, apabila menggunakan tenaga kerja asing;
  9. membuat surat pernyataan di atas materai tidak menggunakan tenaga kerja asing, apabila tidak menggunakan tenaga kerja asing;
  10. surat pernyataan di atas materai akan menggunakan seragam Satuan Pengamanan sesuai dengan ketentuan Polri;
  11. surat keterangan sebagai anggota asosiasi yang bergerak di bidang jasa pengamanan; dan
  12. fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pimpinan badan usaha.

(2) Surat Rekomendasi ditandatangani oleh Karo Binamitra atas nama Kapolda.

(3) Surat Rekomendasi berlaku untuk satu macam/jenis bidang usaha dengan jangka waktu 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat rekomendasi tersebut.

(4) Surat Rekomendasi digunakan untuk mengurus izin operasional dan bukan merupakan izin operasional/kegiatan.

Bagian Kedua

Surat Izin Operasional

Pasal 12

(1) Setiap badan usaha hanya dapat melaksanakan kegiatan usaha jasa pengamanan setelah mendapat Surat Izin Operasional dari Kapolri.

(2) Persyaratan Surat Izin Operasional terdiri dari:

  1. Persyaratan Umum; dan
  2. Persyaratan Khusus.

Pasal 13

Persyaratan Umum Surat Izin Operasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (2) huruf a terdiri dari:

  1. surat rekomendasi dari Polda setempat;
  2. akte pendirian badan usaha dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang telah mencantumkan Jasa Pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya;
  3. struktur organisasi badan usaha;
  4. daftar personel (Pimpinan, Staf, dan Tenaga Ahli) berikut riwayat hidup/curicullum vitae masing-masing;
  5. surat keterangan domisili badan usaha dari Pemerintah Daerah setempat dan mencantumkan Jasa Pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya;
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  7. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat;
  8. Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Surat Izin Usaha Tetap dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Dalam Negeri (BKPMD) untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta Badan/Instansi terkait;
  9. bagi Tenaga Kerja Asing harus memiliki dokumen keimigrasian yang sah dan masih berlaku;
  10. surat pernyataan bermaterai akan menggunakan seragam Satuan Pengamanan sesuai dengan ketentuan Polri;
  11. surat keterangan sebagai anggota asosiasi yang bergerak di bidang pengamanan;
  12. fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pimpinan badan usaha.

Pasal 14

Persyaratan Khusus Surat Ijin Operasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (2) huruf b terdiri dari:

  1. bagi badan usaha jasa yang bergerak di bidang jasa konsultan keamanan selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan memiliki tenaga ahli yang mempunyai kemampuan dan keterampilan teknis/sistem pengamanan;
  2. bagi badan usaha jasa yang bergerak di bidang jasa penerapan peralatan keamanan, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan memiliki surat rekomendasi uji coba atas peralatan pengamanan yang akan dipasarkan sesuai standardisasi yang dikeluarkan oleh Biro Penelitian dan Pengembangan Polri, khusus untuk senjata api dan bahan peledak mendapatkan izin dari Baintelkam Polri;
  3. bagi badan usaha jasa yang bergerak di bidang jasa pendidikan dan latihan keamanan, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan memiliki sarana dan prasarana pendidikan dan latihan yang ditentukan Polri;
  4. bagi badan usaha jasa yang bergerak di bidang jasa kawal angkut uang dan barang berharga, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan memiliki sarana angkutan khusus (armored car) dan ruang khusus (strong room/vault);
  5. bagi badan usaha jasa yang bergerak di bidang jasa penyediaan tenaga pengamanan, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan mengasuransikan anggota Satuan Pengamanannya kepada PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek);
  6. bagi badan usaha jasa penyedia satwa, selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diwajibkan memiliki fasilitas kandang dan tempat pelatihan.

Pasal 15

(1) Pimpinan badan usaha mengajukan permohonan Surat Izin Operasional yang ditujukan kepada Kapolri U.p. Karo Bimmas Polri untuk mendapatkan pengesahan izin operasional badan usahanya dengan melampirkan semua persyaratan.

(2) Setelah persyaratan dipenuhi maka akan dilakukan audit kesiapan bagi izin baru dan audit kinerja bagi izin lama (perpanjangan) oleh Tim Audit untuk menilai layak atau tidak diterbitkan izin operasionalnya.

(3) Surat Izin Operasional Kegiatan Badan Usaha ditandatangani oleh Karo Bimmas Polri atas nama Kapolri.

(4) Wilayah kegiatan dari BUJP ditentukan dalam Surat Izin Operasional Badan Usaha yang diterbitkan.

(5) Surat Izin Operasional BUJP berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun bagi izin baru, dan 2 (dua) tahun bagi izin perpanjangan.

BAB V

PENGAWASAN

Pasal 16

Polri melakukan pengawasan terhadap BUJP melalui kegiatan audit yang dilakukan secara berkala dan insidentil.

Pasal 17

(1) Tim Audit dibentuk dan dipimpin oleh Kapolri atau pejabat yang ditunjuk, yang anggotanya berasal dari perwakilan asosiasi yang bergerak di bidang pengamanan dan instansi terkait.

(2) Proses Audit meliputi persyaratan administrasi, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, program serta operasional perusahaan.

(3) Pelaporan hasil audit merupakan evaluasi dan rekomendasi terhadap kinerja BUJP, dan berlaku sesuai dengan peruntukannya.

(4) BUJP berkewajiban melaksanakan rekomendasi hasil audit sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

BAB VI

SANKSI

Pasal 18

(1) BUJP yang tidak membuat laporan setiap semester sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat (1) huruf c, selama 2 (dua) kali berturut-turut, dikenakan sanksi berupa teguran.

(2) BUJP yang tidak memperpanjang Surat Izin Operasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (5), dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan setelah masa berlaku Surat Izin Operasional berakhir, dikenakan sanksi pembekuan Surat Izin Operasional.

(3) Apabila dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan setelah penetapan sanksi pembekuan Surat Izin Operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (2), BUJP tidak mengajukan perpanjangan Surat Izin Operasional, maka dikenakan sanksi pembatalan Surat Izin Operasional.

BAB VII

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 19

Pada saat Peraturan ini mulai berlaku semua peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pembinaan BUJP dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan ini.

Pasal 20

Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 12 Desember 2006

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

CAP TTD

Drs. SUTANTO

JENDERAL POLISI

Satuan Pengamanan (SATPAM) Jasa Keamanan Citra Setya Bhakti

 

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

 

Selamat datang di Citra Setya Bhakti

Citra Security Service adalah jasa keamanan di indonesia yang memiliki personil-personil terlatih di bidangnya. Salah satu divisi yang ada di PT. Citra Setya Bhakti. divisi pengamanan khusus atau pasukan pengawal khusus, dimana pasukan ini adalah satuan pengawal khusus yang terdiri dari beberapa pesonil bodyguard (pengawal pribadi) yang tergabung dalam satu kelompok, pada dasarnya seorang bodyguard yang dalam menjalankan tugasnya secara kelompok (regu) yang terdiri minimal 2 personil untuk mengamankan obyek tertentu (tempat maupun barang yang diamankan secara khusus) ataupun target tertentu (orang yang dikawal) baik secara pribadi maupun secara kelompok. memiliki kemampuan khusus yaitu kemampuan melayani dan melindungi target serta kemampuan taktis untuk melakukan tindakan target dan strategi baik dalam bentuk perencanaan maupun perlindungan secara rahasia.

BODYGUARD yang bekerja secara kelompok atau grub, pada umumnya di gunakan untuk pengawalan khusus atau pengamanan obyek vital seperti saat presscon, jumpa fans, syuting, area panggung, area tenda artis, area vip/vvip, escape row, dan hal-hal lain yang bersifat urgent dan vital.

Untuk memenuhi kebutuhan klien, PT. Citra Setya Bhakti memiliki area kerja yang cukup luas yaitu dari sabang hingga merauke bahkan melayani pengawalan hingga luar negeri, karena divisi ini di bentuk untuk mencukupi permintaan dari berbagai artis nasional maupun internasional yang sedang melakukan perjalanan tour konser/liburan ataupun perjalanan dinas berbagai pejabat maupun pribadi yang memerlukan pengawal khusus/bodyguard yang dapat melayani dan melindungi. pasukan pengawal khusus yang kami sebut BODYGUARD, berbagai tugas pengamanan dan pengawalan telah dituntaskan oleh para BODYGUARD profesional.

Satuan Pengamanan atau sering juga disingkat Satpam adalah satuan kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/proyek/badan usaha untuk melakukan keamanan fisik (physical security) dalam rangka penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyadari bahwa polisi tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengemban fungsi kepolisian. Oleh karena itu, lembaga satuan pengamanan secara resmi dibentuk pada 30 Desember 1980.

Jenjang Pelatihan

Jenjang pelatihan satpam  ada 3 tingkat yaitu :

  1. Dasar (Gada Pratama), merupakan pelatihan dasar wajib bagi calon anggota satpam. Lama pelatihan empat minggu dengan pola 232 jam pelajaran. Materi pelatihan a.l. Interpersonal Skill; Etika Profesi; Tugas Pokok, Fungsi dan Peranan Satpam, Kemampuan Kepolisian Terbatas; Bela Diri; Pengenalan Bahan Peledak; Barang Berharga dan Latihan Menembak; Pengetahuan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya; Penggunaan Tongkat Polri dan Borgol; Pengetahuan Baris Berbaris dan Penghormatan;
  2. Penyelia (Gada Madya), merupakan pelatihan lanjutan bagi anggota satpam yang telah memiliki kualifikasi Gada Pratama. Lama pelatihan dua minggu dengan pola 160 jam pelajaran dan
  3. Manajer Keamanan (Gada Utama), merupakan pelatihan yang boleh diikuti oleh siapa saja dalam level setingkat manajer, yaitu chief security officer atau manajer keamanan. Pola 100 jam pelajaran.

Selain lembaga pendidikan kepolisian negara seperti Sekolah Polisi Negara, hanya perusahaan yang sudah memiliki izin operasional dari Kepala Polri sebagai badan usaha jasa pendidikan dan latihan keamanan, boleh menyelenggarakan pelatihan dasar dan pelatihan lanjutan satpam. Kepolisian Resor Metropolitan, Kepolisian Resor Kota Besar, Kepolisian Resor, Kepolisian Sektor hanya melakukan latihan pemeliharaan kemampuan/penyegaran bagi anggota Satpam yang sudah berkualifikasi Gada Pratama dan Gada Madya.

Peranan

Dalam pelaksanaan tugasnya, anggota Satpam berperan sebagai:

  • Unsur Pembantu Pimpinaninstitusi/proyek/badan usaha di bidang keamanan dan ketertiban lingkungan kerja.
  • Unsur Pembantu Kepolisian Negaradi bidang penegakan hukum dan waspada keamanan (security minded) di lingkungan kerjanya.

Didalam tugasnya, petugas Satpam juga dituntut memiliki profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya yaitu untuk memiliki kemampuan fisik yang prima, pribadi yang disiplin, tegas namun sopan, bijaksana, dan tanggap untuk kejadian yang terjadi diwilayah keamananya. Bila terjadi keributan di wilayah keamanan seorang petugas satpam, itu juga menjadi tanggung jawab petugas satpam tersebut untuk menangani semaksimal mungkin, namun bila sudah diluar batas kemampuanya, maka harus langsung menghubungi Polisi. Seorang petugas Satpam juga harus memiliki kemampuan bela diri dasar dan kemampuan untuk dapat melumpuhkan dan menangkap penjahat/kriminal diwilayah tugas keamanannya.

Perlengkapan

Kegiatan seorang petugas Satpam lazim terdiri dari

  1. mencegah dan deteksi dini penyusup, kegiatan atau orang yang masuk secara tak sah, vandalisme atau penerobos/peloncat pagar di wilayah kuasa tempat perusahaan (teritoir gebied/ruimte gebied)
  2. mencegah dan deteksi dini pencurian, kehilangan, penyalahgunaan atau penggelapan perkakas, mesin, komputer, peralatan, sediaan barang, uang, obligasi, saham, catatan atau dokumen atau surat-surat berharga milik perusahaan
  3. melindungi (pengawalan) terhadap bahaya fisik (orang dan barang yang menjadi aset milik perusahaan atau perorangan)
  4. melakukan kontrol/pengendalian, pengaturan lalu lintas (orang, kendaraan dan barang) untuk menjamin perlindungan aset perusahaan
  5. melakukan upaya kepatuhan, penegakan tata tertib dan menerapkan kebijakan perusahaan, peraturan kerja dan praktik-praktik dalam rangka pencegahan tindak kejahatan
  6. melapor dan menangani awal (TPTKP) terhadap pelanggaran
  7. melapor dan menangani kejadian dan panggilan/permintaan bantuan Satpam, termasuk konsep, pemasangan dan pemeliharaan sistem alarm.

Agar dapat menunjukkan kinerja efektif, seorang petugas satuan pengamanan (Satpam) perlu perlengkapan kerja:

  1. buku saku lapangan dan alat tulis untuk mencatat kegiatan, orang dan barang yang patut dicurigai
  2. senteruntuk perondaan malam atau patroli di wilayah yang minim pencahayaan
  3. alat  komunikasi dengan petugas keamanan lain atau meminta bantuan ketika keadaan darurat (telepon seluler atau radio FRS/GMRS atau radio trunking)
  4. alat pelindung diri ketika bekerja di kawasan tertentu (safety helm, safety shoes, jas hujan)
  5. seragam atai pakaian dinas sesuai dengan regulasi yang berlaku
  6. Alat bela diri Tongkat, borgol, dan perisai
  7. Dan juga sesuai dengan sifat, lingkup tugas dan ancaman terhadap lingkungan kerjanya, seperti bank, objek vital, kantor bendahara, anggota satuan pengamanan (Satpam) dapat dilengkapi dengan senjati api berdasarkan izin kepemilikan senjata api yang diberikan oleh kepala kepolisian negara.

Jenis dan kaliber senjata yang dimaksud adalah

  1. Senjata api bahu, jenis senapan penabur dengan kaliber 12 GA
  2. Senjata api genggam, jenis pistol atau jenis revolver ; kaliber 0.32 inch; kaliber 0.25 inch; kaliber 0.22 inch

Izin kepemilikan senjata api  pada suatu instansi/proyek/badan usaha dibatasi pada 1/3 kekuatan satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas, tidak lebih dari 15 pucuk senjata api serta maksimal 3 magazen/silinder untuk setiap pucuk senjata api.

Peralatan Keamanan yang digolongkan Senjata Api

  1. Senjata Peluru Karet
  2. Senjata Peluru Pallet
  3. Senjata Peluru Gas
  4. Semprotan Gas
  5. Kejutan listrik

Seragam

Petugas Satuan Pengamanan (Satpam) mengenakan seragam Putih-Biru (PDH)

Seragam  Satuan Pengamanan (Satpam) di Indonesia yaitu:

  • Biru-Biru(Biru tua), dipakai dengan sepatu PDL dan dalaman kaos biru yang dipakai untuk petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas diluar ruangan (outdoor task) seperti PKD, keamanan parkir, pengaturan akses masuk/keluar instalasi (access control), pengaturan lalu lintas, dll. Seragam ini juga dipakai pada saat shift malam hari. Sabuk dikaitkan dengan pentungan, borgol, dan kantong tambahan lainya untuk menyimpan hal-hal kecil yang mungkin diperlukan. PKD menggunakan helm putih dan selain PKD seperti keamanan parkir atau keamanan instalasi bagian luar menggunakan topi. Baju wajib dimasukkan ke celana dan celana wajib dimasukkan ke dalam sepatu PDL. Sabuk kopel, tali kur, dan dahrim berwarna putih. Lambang POLDA dilengan sebelah kanan, dan Lambang perusahaan Citra Setya Bhakti dilengan sebelah kiri. Bordir nama diatas kantong baju sebelah kanan dan bordir “SATPAM” diatas kantong baju sebelah kiri. Dua lambang bordir berupa lingkaran dijahit di ujung kerah kanan dan kiri. Pengaturan lalu lintas mengenakan rompi hijau dengan tulisanSECURITY” dibelakang.
  • Putih-Biru, dipakai dengan sepatu PDH dan dalaman kaos putih dipakai untuk petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas didalam ruangan (indoor task) seperti tugas pengamanan di Bank, Mall, Sekolah/Universitas, Perkantoran, dll. Seragam ini juga dipakai pada saat shift siang hari. Sabuk dikaitkan dengan pentungan, borgol, dan kantong tambahan lainya untuk menyimpan hal-hal kecil yang mungkin diperlukan. Atasan kepala yang digunakan yaitu topi atau topi pet dengan logo Satpam. Baju wajib dimasukkan ke celana. Sabuk kopel berwarna hitam. Lambang POLDA dilengan sebelah kanan, dan Lambang perusahaan Citra Setya Bhakti dilengan sebelah kiri. Bordir nama diatas kantong baju sebelah kanan dan bordir “SATPAM” diatas kantong baju sebelah kiri. Dua lambang bordir berupa lingkaran dijahit di ujung kerah kanan dan kiri. Tali kur berwarna hitam. Dasi berwarna biru tua seperti celana.
  • Safari Biru-Biru, dipakai dengan sepatu PDH dan dipakai untuk petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas pada instalasi/fasilitas khusus (special facility) seperti tugas pengamanan di Hotel, Kafe, Restaurant, Bar, dll. Seragam ini juga dipakai untuk petugas keamanan pribadi.

Seragam satuan pengamanan (satpam) di Indonesia diatur oleh Undang-undang yaitu seperti yang dijelaskan diatas. Seragam satpam di Indonesia yang berwarna selain daripada yang dijelaskan diatas tidak dianggap sebagai satuan pengamanan sah dibawah naungan Polri.

Surat Keputusan KAPOLRI

  • Surat Keputusan Kapolri No.Pol. Skep/591/XI/2009 tanggal 5 November 2009 tentang Pedoman Spesifikasi Teknis Seragam dan Atribut Satuan Pengamanan
  • Surat Keputusan Kapolri No.Pol.: Skep/199/XII/2008 tentang Pedoman Pembuatan dan Penulisan Surat Tanda Lulus Peserta Pendidikan dan Pelatihan di Lingkungan Lemdiklat Polri
  • Peraturan Kapolri No.Pol. 24 tahun 2007 tentang Sistem Pengamanan Manajemen Organisasi, Perusahaan dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah
  • Peraturan Kapolri No.Pol. 18 tahun 2006 tentang Pelatihan dan Kurikulum Satuan Pengamanan
  • Peraturan Kapolri No.Pol. 17 tahun 2006 tentang Pedoman Pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan dan Penyelamatan
  • Surat Keputusan Kapolri No.Pol. Skep/1021/XII/2002 tentang Nomor Registrasi dan KTA Satpam
  • Surat Keputusan Kapolri No.Pol. Skep/1019/XII/2002 tentang Pakaian Seragam Satuan-Satuan Pengamanan
  • Surat Keputusan Kapolri No.Pol. Skep/302/III/1993 tentang Tanda Kualifikasi Pendidikan Anggota Satpam

Surat Keputusan Bersama Menaker No. KEP.275/Men/1989 dan Kapolri No.Pol. Kep/04/V/1989 tentang Pengaturan Jam Kerja, Shift dan Jam Istirahat Serta Pembinaan Tenaga Kerja Satuan Pengamanan

Layanan Jasa Kemanan PT. Citra Setya Bhakti

 Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Jenis Layanan Jasa Security dan Sistem Pengamanan 

Sebagai perusahaan security, PT. Citra Setya Bhakti memiliki Tujuh layanan jasa keamanan  yang kami tawarkan kepada Pribadi, Perusahaan, Office Building, Town House, Pabrik, Gudang.

1. SECURITY SYSTEM

Kami menawarkan proses perekrutan, pelatihan, pembinaan security, dengan pula mempersiapkan sistem pengamanan dan teknis pengelolaan, dan pengawasan serta patroli dan supervisi.

2. HEAD SECURITY.

Dapat pula menyediakan secara terbatas unsur pimpinan lapangan setingkat chief (Kepala Satuan Pengamanan)  atau Manager Keamanan, mulai dari rekruitmen, seleksi, termasuk pembekalan kandidat, sesuai kualifikasi yang diharapkan pengguna jasa.

3. Man POWER SUPPLY.

Dengan Sistem Keamanan yang telah tersedia, PT. Citra Setya Bhakti menyediakan personil yang siap ditempatkan, dengan pengelolaan sistem keamanan langsung dibawah   pengguna jasa pengamanan.

4. PATROLI UNIT.

Dengan pertimbangan menambah kelengkapan pendukung keamanan, Pihak pengguna jasa dapat meminta PT. Citra Setya Bhakti untuk melakukan kunjungan rutin ke area atau titik titik yang diharapkan calon klien untuk dilakukan kontrol keamanan oleh TIM PATROLI.

5. TEMPORARY GUARD.

Pengamanan (terbatas) HARIAN, atau kontrak kerjasama dalam waktu paling lama 3 bulan. untuk  kebutuhan pengamanan singkat atau event tertentu.

6. BODYGUARD.

Pengawalan pribadi atau kegiatan khusus.yang membutuhkan penjagaan secara langsung terhadap individu pengguna jasa.

7. LAYANAN KHUSUS LAIN.

PT. Citra Setya Bhakti, menyediakan layanan keamanan, untuk membantu  calon klien menyangkut masalah atau jasa keamanan  diluar yang telah ditawarkan diatas.

 

JASA KEAMANAN | JASA PENGAMANAN | JASA SECURITY | JASA SATPAM | CITRA SETYA BHAKTI | CISS

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

UNIT PATROLI & INVESTIGASI

Dalam hal terjadinya tindakan kejahatan, atau kejadian yang perlu perhatian dan penanganan segera PT. Citra Setya Bhakti  memberikan dukungan dengan menerjunkan tim investigasi, yang terdiri dari profesional yang berkompeten dibidang jasa keamanan. Tim Investigasi bekerja atas perintah dan melaporkan hasilnya kepada management PT Citra Setya Bhakti.

LAPORAN KEGIATAN

Laporan Bulanan adalah kewajiban PT. Citra Setya Bhakti sebagai pertanggung jawaban atas kerjasama yang dilakukan, bentuk dan tatacara pelaporan menyesuaikan keinginan dari pihak pengguna jasa keamanan atau pihak klien, kecuali tidak ditentukan maka Security PT.Citra Setya Bhakti akan memberikan laporan sesuai standard yang berlaku.

CITRA SETYA BHAKTI penyedia Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security

Jasa Keamanan Citra Setya Bhakti

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

MENGAPA MEMILIH JASA KEAMANAN CITRA SETYA BHAKTI ?

  •  KAMI BERPRESTASI

Kami memiliki catatan prestasi, terbukti dan merupakan perusahaan outsourcing terkemuka di Indonesia dengan tenaga kerja outsourcing yang berkualitas dan profesional.

  • KAMI JUJUR DAN DAPAT DIANDALKAN

Bagi kami, kejujuran satu-satunya kebijakan bukan hanya dengan Klien kami, tetapi juga tenaga kerja outsourcing kami. Kami juga memastikan semua layanan berjalan dengan baik dan maksimal sehingga dapat menunjang kebutuhan perusahaan bisnis Anda karena kami adalah salah satu perusahaan outsourcing terpercaya dan dapat diandalkan.

  • KAMI SELALU BERKEMBANG

Kami berkomitmen untuk berkembang. Bukan hanya bagi perusahan kami tetapi berkembang maju bersama dengan Klien kami dengan menjalin kerja sama dalam jangka panjang dan dapat bermanfaat untuk Anda.

Perusahaan Jasa Security PT. Citra Setya Bhakti

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

 PERUSAHAAN JASA KEAMANAN  PT. CITRA SETYA BHAKTI (CISS)

 

 

Menjadikan Security sebagaiPROFESIONAL DALAM BIDANGNYA.

Mungkin kita masih melihat security sebagai profesi yang kurang diperhitungkan, bahkan mungkin juga  karena ketidakmengertian, umumnya melihat  security  bukanlah  sebagai profesi,  melainkan satpam atau security disamakan dengan penjaga malam, atau penjaga pintu, sering pula dianggap hanya  sebagai pelengkap dari sebuah proses produksi.

Hal ini tentu tidak sepenuhnya benar, karena security adalah sebuah profesi  yang memiliki peranan penting dalam rangkaian proses produksi.  artinya peran security sebagai elemen keamanan adalah penting untuk menjamin terlaksananya proses produksi.  sehingga dapat dikatakan tanpa adanya pengamanan, semua yang  telah disusun, direncanakan, atau mungkin yang sedang berjalan akan terganggu bahkan dapat terhenti sama sekali.

selain itu, security disebut sebuah profesi karena  didalam diri setiap security dituntut adanya sifat profesional dalam menjalankan tugas, yang dibuktikan dengan keharusan memiliki pengetahuan dan kemampuan khusus sehingga  seseorang dapat disebut sebagai security profesional. Pandangan rendah tentang profesi security juga disebabkan oleh security sendiri,  bisa dipastikan sebagian dari rekan rekan, menjadi security bukanlah tujuan, beberapa memilih pekerjaan ini hanya karena belum ada kesempatan di pekerjaan lain, celakanya ada pula yang menjawab terpaksa, hal ini tentu berdampak pada sikap dan  pola kerja security dalam menjalankan tugasnya.

Adalah kewajiban perusahaan satpam dan kita semua untuk mengembalikan citra sesungguhnya dari security. Ada pemikiran dan harapan ideal saya selaku security, yaitu ketika orang melihat mendengar kata security, maka tergambar sebuah kemampuan dalam diri mereka ; Kemampuan Bela diri, Kemampuan melakukan tindakan awal yang cepat dan tepat saat terjadi kasus atau kejadian, Kemampuan dalam hal penanganan kebakaran atau situasi gawat darurat lainya, termasuk keahlian lain seperti keahlian dalam P3K dan Evakuasi.

Sebagai pelaku bisnis dalam bidang jasa keamanan atau jasa satpam, maka menampilkan citra professional dari seorang security sangat dibutuhkan , untuk itu meningkatkan kualitas tenaga pengaman menjadi faktor penting dalam rangka tetap mempertahankan kualitas layanan perusahaan jasa pengamanan.

Adalah penting memberikan sejak dini, tentang motivasi dan pemahaman kepada para anggota satuan pengaman PT. Citra Setya Bhakti kita terkait dunia security dan bisnis jasa atau outsourcing , pemahaman yang salah atau kekurangtahuan anggota satuan pengamanan (Satpam) tentang sistem outsourcing dapat menyebabkan salah pengertian dan tuntutan yang salah dari anggota satuan pengamanan (satpam) , bahkan kerap berujung pada kurangnya loyalitas anggota satuan pengamanan (satpam) terhadap perusahaan.

Standard Operating Prosedure Satpam Citra Setya Bhakti

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Citra Security Service (CISS)

 

 

POLA PENGAMANAN

Untuk Mewujudkan sistem keamanan yang efektif kami menerapkan standar dan prosedur pengamanan yang terpola dengan pengembangan yang berkelanjutan dijabarkan secara jelas dalam Standard Operating Prosedure (SOP).

 PREVENTIVE CONTROL

Menganalisa setiap bentuk permasalahan yang mungkin timbul dan meminimalisir peluang-peluang yang memberikan kesempatan timbulnya permasalahan.

DETECTIVE CONTROL

Mendeteksi sedini mungkin setiap permasalahan yang timbul untuk mencegah agar tidak semakin berkembang.

CORRECTIVE CONTROL

Pengendalian dan pengelolaan objek pengamanan dan memperbaiki setiap permasalahan yang timbul dengan SOP yang tepat.

 

 

TUGAS POKOK :

Melakukan tindakan preventif, detektif dan korektif guna mencegah dan mengatasi gangguan dan ancaman keamanan.

 

  • ·         Ketertiban

Mengatur lalu lintas kendaraan dan manusia, guna terciptanya ketertiban.

 

  • ·         Kebersihan

Memastikan dan mengawasi lingkungan perusahaan agar selalu bersih dan tertata rapi.

 

 

Dukungan Teknis

Citra Security Service (CISS) didukung oleh tenaga ahli dari berbagai golongan baik dari kepolisian, militer dan sipil.

Untuk sistem keamanan yang kami terapkan pada dasarnya mengacu pada sistem yang diterapkan oleh kepolisian yang berlaku secara nasional, dimana setiap anggota satuan pengamanan kami telah mendapat legalitas dari pihak kepolisian.

“Setiap anggota satuan pengamanan kami telah mendapat legalitas dari pihak kepolisian.”

JASA PENGAMANAN

citrasetyabhakti.com

 

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan |Jasa Security | Jasa Satpam dan Outsourcing Satpam

CITRA SECURITY SERVICE (CISS) sebagai Perusahaan Satpam memberikan dukungan manajemen keamanan / pengamanan professional kepada semua klien dengan mengacu pada metode pengamanan standar yang mengikuti pola sistem manajemen pengamanan POLRI, Sistem ini mengutamakan metode pencegahan terhadap setiap ancaman keamanan dan kerugian aset.

Selain menempatkan personil di lokasi penjagaan, Citra Security Service dalam menjalankan fungsi keamanan, memiliki unit pengintai yang berfungsi sebagai pemberi data informasi kepada manajemen tentang situasi dan kondisi serta ancaman keamanan yang mungkin muncul disetiap titik lokasi pengamanan, tujuannya adalah agar perusahaan siap dan dapat mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan keamanan.

Sebagai sebuah outsourcing satpam maka pengendalian seluruh operasional di lokasi klien PT. Citra Setya Bhakti  dilakukan oleh Pusat Komando atau MAKO melalui komunikasi radio maupun alat komunikasi lain yang saling terhubung selama 24 jam, Pusat Komando juga berfungsi mengelola unit Respon yang bertugas sebagai Tim bantuan keadaan tertentu ( respon Tim ) seperti keadaan darurat, pencurian, kondisi klien terancam dll.

tentang situasi dan kondisi serta ancaman keamanan yang mungkin muncul disetiap titik lokasi pengamanan, tujuannya adalah agar perusahaan siap dan dapat mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan keamanan.

 

CITRA SETYA BHAKTI penyedia Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security

Jasa Keamanan CISS

Jasa Keamanan | Jasa Pengamanan | Jasa Satpam | Jasa Security | Jasa Satpam | CISS | Citra Setya Bhakti

JASA KEAMANAN, SECURITY SYSTEM

PT. CITRA SETYA BHAKTI perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa keamanan / jasa pengamanan yang beralamat di Gedung Ganeca blok Jakarta Selatan Pengguna jasa akan menyerahkan sepenuhnya seluruh proses pengamanan kepada penyedia jasa keamanan, dalam hal ini PT. Citra Setya Bhakti. yang dimaksud seluruhnya adalah bagian-bagian dari rangkaian sistem keamanan. mulai dari pembuatan rencana sistem pengamanan, penyediaan dan perekrutan anggota satpam, pemilihan unsur pimpinan lapangan, pembinaan berkala dan pelatihan rutin anggota, hingga pengawasan / supervisi  dan patroli.

PT. Citra Setya Bhakti bertanggung jawab penuh terhadap status ketenagakerjaan anggota satuan pengamanan, kebutuhan seragam satpam, perlengkapan pengamanan, Tunjangan Hari Raya, pergantian anggota dan jaminan kesehatan sesuai kesepakatan yang berlaku.

Pihak PT. Citra Setya Bhakti akan melaporkan seluruh kebijakan sistem keamanan di area pengamanan yang disepakati , termasuk laporan kegiatan dan evaluasi pengamanan kepada pengguna jasa.